Sabtu, 21 Juli 2012

PUNCAK dalam BUKU HARIANKU



MINGGU 15 juli 2012
Daun daun daun ... pohon pohon pohon ... teh teh teh ... serba serbi jajanan yang berada di kanan kiri jalan .. itu yang selalu ku liat dalam perjalanan menuju puncak.... I LOVE PUNCAK. Kali ini aku pergi barsama trio cantil (cantik dan centil) teman sekampusku. Mereka merengek ingin ikut ke puncak, karena tau bahwa aku gemar melahap pemandangan dan suasana di puncak, alhasil di sana mereka menjelma menjadi artis yang berlenggak lenggok dan tentu saja diiringgi dengan tatapan kagum mata para pejantan yang melihatnya. “Avi...please banget yah, kita semua kan baru putus, jadi kamu mau kan bantu kita untuk gak sedih?”. “Ia Vi..kan gak rugi-rugi amat kamu nikmatin suasana puncak seperti biasa, trus kita cari cowok baru deh di sana”. Aku tidak peduli, yang penting aku bisa menelan pemandangan dan makanan di Puncak. Ada seseorang yang aku taksir, pria berkemeja putih maneger salah satu restaurant terbesar di puncak.
SENIN 16 Juli 2012
Menyebalkan .... Seorang cowok mendekatiku hari ini, hanya untuk mananyakan si centil Rara. “Hallo boleh kenal gak?” ucap si cowok. “Saya Avita Cantika Putri..” dengan kepedean aku mengeluarkan senyuman super manis. “Kemaren ke puncak yah? Yang meke baju merah siapa yah? Boleh di kenalin gak?”. Seharusnya aku sudah bisa menebak dari awal. Buru-buru langsung ku jawab "Saya duluan ya mas, teman-teman sudah nunggu di depan" kataku sambil mengibaskan ranselku yang berwarna hitam ke mukanya. Si mas mas mengoceh namun tidak ku hiraukan.
SELASA 17 Juli 2012
Dalam semua hal pria berkemeja putih adalah sosok yang aku dambakan, selalu berpakaian rapih, sopan, ramah, dan tentunya memiliki rupa dan body yang menawan.  Dalam segalanya I LIKE IT. Hari ini seperti biasa aku selalu mendapatkan coklat panas gratis darinya, senang senang senang akhirnya 21 tahun menjomblo, ada juga pria yang memberikan sesuatu kepadaku.
RABU 18 Juli 2012
Dua bulan aku mengenal pria berkemeja rapi itu, tapi kenapa dia belum mengatakan perasaannya kepadaku yah? Erna sahabat baikku saja sudah yakin bahwa pria itu menyukaiku. Ah, mungkin dia masih malu. Tapi apa yang ia tunggu? Selama ini kita kan sudah kenal satu sama lain. Entahlah, mungkin ia menunggu moment yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya kepadaku. 
KAMIS 19 Juli 2012
            Bergelut dengan pemikiran sendiri memang membingungkan. Penasaran, akhirnya aku bercerita pada pakar percintaan, yaitu trio cantil. Aku berharap mereka bisa memberi saran, setidaknya aku mengiginkan jalan terang dalam percintaanku, aku tidak mau gagal kali ini. Jauh dari apa yang aku harapkan, mereka membuatku beribu-ribu kali lipat jauh dari titik terang, mereka malah mengurungku dalam jurang kegelapan yang sangat dalam. Sangat bertolak belakang dari apa yang aku inginkan. Mereka merendahkanku, menghinaku, menertawakanku habis-habisan. Menyakitkan dan menyebalkan, mereka bilang “Mana ada pangeran yang jatuh cinta pada beruang kutub?”. “Memangnya kisah ganteng dan si buruk rupa?”.
JUM’AT 20 Juli 2012
Aku masih memikirkan respon trio cantil terhadapku kemarin. Walaupun pada akhir percakapan, mereka meminta maaf padaku, namun tetap saja aku tidak bisa membuang tusukan-tusukan yang sudah terlalu dalam mereka tancapkan kepadaku. Hai dunia ... jelaskan padaku !!! Dimana letak kemanusiaan pada diri makhluk yang menjadi penghunimu. Apakah ada sesuatu yang salah? Andai tumpul dan tak tajam, maka tak akan menusuk hatiku.
SABTU 21 Juli 2012
Jantungku seolah berhenti berdetak. Darahku membeku. Wajahku pucat pasi. Hatiku miris. Ada hal yang membuatku ingin menghancurkan diriku sendiri. Hari ini aku melihat Rara yang bergandengan tangan dengan pria pujaanku. Masih teringat gerakan slow motion Rara menghampiri pria pujaanku, memegang lengannya, menjulurkan badannya, lalu mencium dengan mesra kedua belah pipinya. Dan pria pujaan hatiku itu membalasnya.
PANGERANKU MENCIUM RARA??? Dunia seolah berhenti berputar saat ini juga. Aku memutuskan  berlari dan meraung meraung pada PUNCAKKK...
MINGGU 22 Juli 2012
Selamat pagi kehidupan yang khusus untuk orang-orang cantik, aku akan berusaha tidak memikirkanmu dan menjalani upacara-upacara kebahagiaan yang aku sendiri pun tidak mengerti apa artinya. AAAAAAArrrrgggghhhhh apa artinya semua perhatian pria itu selama ini kepadaku? Aku menangis meronta-ronta. Aku bisa tenang dengan menyibukan diri dan melampiaskan nafsuku melalui coklat-coklat yang ku beli dari swalayan lalu mematung berjam-jam sambil menikmati dinginnya udara puncak. Di balik bukit-bukit itu terdapat sebuah hutan kecil rindang. Dan bagi ia yang tinggal di sana, kedamaianku bagaikan angin puyuh & kegembiraanku hanya sebuah puisi.
SENIN 22 Juli 2012
Percuma marah-marah. Toh, dunia selalu meledekku. Kenapa dunia selalu menginjak-injakku? Melecehkan nilai-nilai yang susah payah diwariskan ayah ibuku? Aku yang kini berbobot 70 dengan tinggi 158cm, berambut ikal dan berwajah pas-pasan. Aku selalu takut untuk menghadapi cermin melihat bayangannku sendiri. Oh God aku besar sekali, bagai beruang kutub, hikssss... Biar aku jadi vampir saja. Hidup terkatung-katung tidak jelas begini, pasanganpun tak punya. Aku bosan. Aku tidak mau peduli. Aku tidak mau ambil pusing. Biar saja semua mengejekku.  Dunia tidak akan pernah berubah. Dia akan selalu mengucilkanku. Dia senang menyiksaku. Sampai aku senang nanti. Baru aku akan menulis buku harianku lagi.

BUKU HARIANKU YANG SEKARANG ( setelah satu bulan tidak ku sentuh)

SENIN 23 Agustus 2012
Mengapa hari ini sudah hari senin lagi? uhh...aku masih jomblo. Pangeranku yang di ambil oleh temanku sendiri. Semua jahat, tapi mau apa lagi toh memang pria itu bukan milikku. “Tuhan kirimkan aku pangeran yang baik dalam segala hal, please...”. Setidaknya kini aku sudah bisa senang dan membunuh semua perasaan sakit hatiku, karena sedih berlarut larut itu adalah hal yang paling bodoh. Aku yakin Tuhan punya dan mempersiapkan yang lebih baik untukku.
SELASA 24 Agustus 2012
Hiiiihhhh bete ..baru jam sebelas malem kok semua pada tutup sih?? Laper...mau makan ke mana lagi nih. Puncak? Sudah terlalu malam, untuk wanita gemuk sepertiku. Kalau saya secantik Dian Sastro, pastilah saya sudah di kirimi berbagai macam makanan dari banyak laki-laki yang memujaku. 
RABU 25 Agustus 2012
            Aku menuju puncak lagi sendiri...tidak merasakan apa-apa soal cinta. Kiranya aku sudah bersahabat dengan status jomblo gembrot yang kusandang, hahahaha. Aku mulai mencintai dunia apa adanya. Salut pada diriku sendiri. Hari ini ada pria menghampiriku dengan sorot mata yang tulus kepadaku. Tapi aku tidak boleh tertipu. Hati-hati Avi, kau harus bisa menjaga hatimu.
KAMIS 26 Agustus 2012
Kenapa aku bisa meluapkan segala hal pada orang yang baru ku kenal? Padahal aku adalah tipikal orang tertutup. Aku tidak merasa canggung dengan pria kemarin, aku malah terkejut karena sekarang pria itu berubah seperti malaikat yang memberi semangat dan kehidupan baru untukku.
JUM’AT 27 Agustus 2012
Friday, I’m in love. Aku jatuh cinta lagi. Sampai kapan aku akan terus bermimpi? Tapi ini indah sekali, dan aku sangat menyukai hal ini. Kau tak'kan pernah tau,
kepedihan yang menghujam kala kau jauh, dan....kau tak'kan pernah tau kebahagiaan yang membuncah kala kau dekat.
SABTU 28 Agustus 2012
Ada coklat berserta rangkaian bunga catik setiap sore hari, sudah seminggu berlangsung di depan pintu rumah kontrakanku. Dari siapa? Apa ada yang salah kirim menuju alamatku? Aku simpan dengan baik karena aku tidak yakin itu memang untukku.
MINGGU 29 Agustus 2012
Ayo semangat olahraga, namun pikiranku kacau, akhirnya aku mengambil mobilku dan menuju puncak. Pemandangan di sana akhirnya bisa menenangkanku, tapi karena dinginnya udara di sana mau tidak mau perutku mulai lapar, hasrat ingin menuju restaurant itu muncul dengan deras. Sampai tiba2 malaikatku datang dan menawariku coklat panas. Wwaawwww .... luar biasa dalam hitungan menit aku terkesima olehnya, dia tau kesukaanku.
SENIN 30 Agustus 2012
            Hey...aku memang beruntung bulan ini, Tuhan memberiku seorang pria seperti malaikat untukku. Sepertinya dia selalu sudah siap menungguku di Puncak. Cukup, Avi! Itu memalukan. Kau harus bisa melihat bayanganmu di cermin, Jelas sekali pria tampan itu hanya iba kepadamu, karena tak tega melihat wanita bertubuh tambun yang sepertinya sedang frustasi dan ia mencoba menjadi penolong agar si wanita pinguin tidak kehilangan kontrol.

BUKU HARIANKU YANG TERBARU ( setelah satu tahun lebih)

MINGGU 3 Oktober 2013
Aku bisa merasakan rumput di kakiku, sejuknya udara bersih yang tak bosan ku hisap dalam-dalam. Aku mengabaikan air mata yang mengalir di pipiku. Aku tertawa, berbalik badan dan memeluknya. Adi balas memelukku, seperti kami sudah saling memeluk berjuta-juta tahun lamanya. Kini aku kembali ke puncak setelah setaun yang lalu dan sekarang aku sudah menyandang nama Nyonya Adi Putra Hapsoro.
SENIN 4 Oktober 2013
            Semua kesedihanku selama bertahun-tahun kini telah lenyap. Sampai sekarang rasanya tak bisa ku percaya. Malaikat dulu yang menolongku saat aku terjatuh adalah pemuja rahasia yang selama ini mengirim coklat beserta rangkaian bunga cantik yang ternyata untukku, dan ia juga pemilik Restaurant langgananku di Puncak, yang memberiku coklat gratis ternyata bukan pria berkemeja itu, melainkan malaikatku Adi yang kini menjadi suamiku. Cinta memang candu, kadang menipu, tapi akhirnya bersatu. Kalau aku ingin berhenti, mungkin dari dulu cerita ini sudah berakhir tapi aku yakin dan selalu merajuk kalau saat nanti kisahku ini akan indah abadi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Sabtu, 21 Juli 2012

PUNCAK dalam BUKU HARIANKU



MINGGU 15 juli 2012
Daun daun daun ... pohon pohon pohon ... teh teh teh ... serba serbi jajanan yang berada di kanan kiri jalan .. itu yang selalu ku liat dalam perjalanan menuju puncak.... I LOVE PUNCAK. Kali ini aku pergi barsama trio cantil (cantik dan centil) teman sekampusku. Mereka merengek ingin ikut ke puncak, karena tau bahwa aku gemar melahap pemandangan dan suasana di puncak, alhasil di sana mereka menjelma menjadi artis yang berlenggak lenggok dan tentu saja diiringgi dengan tatapan kagum mata para pejantan yang melihatnya. “Avi...please banget yah, kita semua kan baru putus, jadi kamu mau kan bantu kita untuk gak sedih?”. “Ia Vi..kan gak rugi-rugi amat kamu nikmatin suasana puncak seperti biasa, trus kita cari cowok baru deh di sana”. Aku tidak peduli, yang penting aku bisa menelan pemandangan dan makanan di Puncak. Ada seseorang yang aku taksir, pria berkemeja putih maneger salah satu restaurant terbesar di puncak.
SENIN 16 Juli 2012
Menyebalkan .... Seorang cowok mendekatiku hari ini, hanya untuk mananyakan si centil Rara. “Hallo boleh kenal gak?” ucap si cowok. “Saya Avita Cantika Putri..” dengan kepedean aku mengeluarkan senyuman super manis. “Kemaren ke puncak yah? Yang meke baju merah siapa yah? Boleh di kenalin gak?”. Seharusnya aku sudah bisa menebak dari awal. Buru-buru langsung ku jawab "Saya duluan ya mas, teman-teman sudah nunggu di depan" kataku sambil mengibaskan ranselku yang berwarna hitam ke mukanya. Si mas mas mengoceh namun tidak ku hiraukan.
SELASA 17 Juli 2012
Dalam semua hal pria berkemeja putih adalah sosok yang aku dambakan, selalu berpakaian rapih, sopan, ramah, dan tentunya memiliki rupa dan body yang menawan.  Dalam segalanya I LIKE IT. Hari ini seperti biasa aku selalu mendapatkan coklat panas gratis darinya, senang senang senang akhirnya 21 tahun menjomblo, ada juga pria yang memberikan sesuatu kepadaku.
RABU 18 Juli 2012
Dua bulan aku mengenal pria berkemeja rapi itu, tapi kenapa dia belum mengatakan perasaannya kepadaku yah? Erna sahabat baikku saja sudah yakin bahwa pria itu menyukaiku. Ah, mungkin dia masih malu. Tapi apa yang ia tunggu? Selama ini kita kan sudah kenal satu sama lain. Entahlah, mungkin ia menunggu moment yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya kepadaku. 
KAMIS 19 Juli 2012
            Bergelut dengan pemikiran sendiri memang membingungkan. Penasaran, akhirnya aku bercerita pada pakar percintaan, yaitu trio cantil. Aku berharap mereka bisa memberi saran, setidaknya aku mengiginkan jalan terang dalam percintaanku, aku tidak mau gagal kali ini. Jauh dari apa yang aku harapkan, mereka membuatku beribu-ribu kali lipat jauh dari titik terang, mereka malah mengurungku dalam jurang kegelapan yang sangat dalam. Sangat bertolak belakang dari apa yang aku inginkan. Mereka merendahkanku, menghinaku, menertawakanku habis-habisan. Menyakitkan dan menyebalkan, mereka bilang “Mana ada pangeran yang jatuh cinta pada beruang kutub?”. “Memangnya kisah ganteng dan si buruk rupa?”.
JUM’AT 20 Juli 2012
Aku masih memikirkan respon trio cantil terhadapku kemarin. Walaupun pada akhir percakapan, mereka meminta maaf padaku, namun tetap saja aku tidak bisa membuang tusukan-tusukan yang sudah terlalu dalam mereka tancapkan kepadaku. Hai dunia ... jelaskan padaku !!! Dimana letak kemanusiaan pada diri makhluk yang menjadi penghunimu. Apakah ada sesuatu yang salah? Andai tumpul dan tak tajam, maka tak akan menusuk hatiku.
SABTU 21 Juli 2012
Jantungku seolah berhenti berdetak. Darahku membeku. Wajahku pucat pasi. Hatiku miris. Ada hal yang membuatku ingin menghancurkan diriku sendiri. Hari ini aku melihat Rara yang bergandengan tangan dengan pria pujaanku. Masih teringat gerakan slow motion Rara menghampiri pria pujaanku, memegang lengannya, menjulurkan badannya, lalu mencium dengan mesra kedua belah pipinya. Dan pria pujaan hatiku itu membalasnya.
PANGERANKU MENCIUM RARA??? Dunia seolah berhenti berputar saat ini juga. Aku memutuskan  berlari dan meraung meraung pada PUNCAKKK...
MINGGU 22 Juli 2012
Selamat pagi kehidupan yang khusus untuk orang-orang cantik, aku akan berusaha tidak memikirkanmu dan menjalani upacara-upacara kebahagiaan yang aku sendiri pun tidak mengerti apa artinya. AAAAAAArrrrgggghhhhh apa artinya semua perhatian pria itu selama ini kepadaku? Aku menangis meronta-ronta. Aku bisa tenang dengan menyibukan diri dan melampiaskan nafsuku melalui coklat-coklat yang ku beli dari swalayan lalu mematung berjam-jam sambil menikmati dinginnya udara puncak. Di balik bukit-bukit itu terdapat sebuah hutan kecil rindang. Dan bagi ia yang tinggal di sana, kedamaianku bagaikan angin puyuh & kegembiraanku hanya sebuah puisi.
SENIN 22 Juli 2012
Percuma marah-marah. Toh, dunia selalu meledekku. Kenapa dunia selalu menginjak-injakku? Melecehkan nilai-nilai yang susah payah diwariskan ayah ibuku? Aku yang kini berbobot 70 dengan tinggi 158cm, berambut ikal dan berwajah pas-pasan. Aku selalu takut untuk menghadapi cermin melihat bayangannku sendiri. Oh God aku besar sekali, bagai beruang kutub, hikssss... Biar aku jadi vampir saja. Hidup terkatung-katung tidak jelas begini, pasanganpun tak punya. Aku bosan. Aku tidak mau peduli. Aku tidak mau ambil pusing. Biar saja semua mengejekku.  Dunia tidak akan pernah berubah. Dia akan selalu mengucilkanku. Dia senang menyiksaku. Sampai aku senang nanti. Baru aku akan menulis buku harianku lagi.

BUKU HARIANKU YANG SEKARANG ( setelah satu bulan tidak ku sentuh)

SENIN 23 Agustus 2012
Mengapa hari ini sudah hari senin lagi? uhh...aku masih jomblo. Pangeranku yang di ambil oleh temanku sendiri. Semua jahat, tapi mau apa lagi toh memang pria itu bukan milikku. “Tuhan kirimkan aku pangeran yang baik dalam segala hal, please...”. Setidaknya kini aku sudah bisa senang dan membunuh semua perasaan sakit hatiku, karena sedih berlarut larut itu adalah hal yang paling bodoh. Aku yakin Tuhan punya dan mempersiapkan yang lebih baik untukku.
SELASA 24 Agustus 2012
Hiiiihhhh bete ..baru jam sebelas malem kok semua pada tutup sih?? Laper...mau makan ke mana lagi nih. Puncak? Sudah terlalu malam, untuk wanita gemuk sepertiku. Kalau saya secantik Dian Sastro, pastilah saya sudah di kirimi berbagai macam makanan dari banyak laki-laki yang memujaku. 
RABU 25 Agustus 2012
            Aku menuju puncak lagi sendiri...tidak merasakan apa-apa soal cinta. Kiranya aku sudah bersahabat dengan status jomblo gembrot yang kusandang, hahahaha. Aku mulai mencintai dunia apa adanya. Salut pada diriku sendiri. Hari ini ada pria menghampiriku dengan sorot mata yang tulus kepadaku. Tapi aku tidak boleh tertipu. Hati-hati Avi, kau harus bisa menjaga hatimu.
KAMIS 26 Agustus 2012
Kenapa aku bisa meluapkan segala hal pada orang yang baru ku kenal? Padahal aku adalah tipikal orang tertutup. Aku tidak merasa canggung dengan pria kemarin, aku malah terkejut karena sekarang pria itu berubah seperti malaikat yang memberi semangat dan kehidupan baru untukku.
JUM’AT 27 Agustus 2012
Friday, I’m in love. Aku jatuh cinta lagi. Sampai kapan aku akan terus bermimpi? Tapi ini indah sekali, dan aku sangat menyukai hal ini. Kau tak'kan pernah tau,
kepedihan yang menghujam kala kau jauh, dan....kau tak'kan pernah tau kebahagiaan yang membuncah kala kau dekat.
SABTU 28 Agustus 2012
Ada coklat berserta rangkaian bunga catik setiap sore hari, sudah seminggu berlangsung di depan pintu rumah kontrakanku. Dari siapa? Apa ada yang salah kirim menuju alamatku? Aku simpan dengan baik karena aku tidak yakin itu memang untukku.
MINGGU 29 Agustus 2012
Ayo semangat olahraga, namun pikiranku kacau, akhirnya aku mengambil mobilku dan menuju puncak. Pemandangan di sana akhirnya bisa menenangkanku, tapi karena dinginnya udara di sana mau tidak mau perutku mulai lapar, hasrat ingin menuju restaurant itu muncul dengan deras. Sampai tiba2 malaikatku datang dan menawariku coklat panas. Wwaawwww .... luar biasa dalam hitungan menit aku terkesima olehnya, dia tau kesukaanku.
SENIN 30 Agustus 2012
            Hey...aku memang beruntung bulan ini, Tuhan memberiku seorang pria seperti malaikat untukku. Sepertinya dia selalu sudah siap menungguku di Puncak. Cukup, Avi! Itu memalukan. Kau harus bisa melihat bayanganmu di cermin, Jelas sekali pria tampan itu hanya iba kepadamu, karena tak tega melihat wanita bertubuh tambun yang sepertinya sedang frustasi dan ia mencoba menjadi penolong agar si wanita pinguin tidak kehilangan kontrol.

BUKU HARIANKU YANG TERBARU ( setelah satu tahun lebih)

MINGGU 3 Oktober 2013
Aku bisa merasakan rumput di kakiku, sejuknya udara bersih yang tak bosan ku hisap dalam-dalam. Aku mengabaikan air mata yang mengalir di pipiku. Aku tertawa, berbalik badan dan memeluknya. Adi balas memelukku, seperti kami sudah saling memeluk berjuta-juta tahun lamanya. Kini aku kembali ke puncak setelah setaun yang lalu dan sekarang aku sudah menyandang nama Nyonya Adi Putra Hapsoro.
SENIN 4 Oktober 2013
            Semua kesedihanku selama bertahun-tahun kini telah lenyap. Sampai sekarang rasanya tak bisa ku percaya. Malaikat dulu yang menolongku saat aku terjatuh adalah pemuja rahasia yang selama ini mengirim coklat beserta rangkaian bunga cantik yang ternyata untukku, dan ia juga pemilik Restaurant langgananku di Puncak, yang memberiku coklat gratis ternyata bukan pria berkemeja itu, melainkan malaikatku Adi yang kini menjadi suamiku. Cinta memang candu, kadang menipu, tapi akhirnya bersatu. Kalau aku ingin berhenti, mungkin dari dulu cerita ini sudah berakhir tapi aku yakin dan selalu merajuk kalau saat nanti kisahku ini akan indah abadi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar