Jumat, 06 Juli 2012

K I N I

bibirku bergetar ...
condong merengek dan 
menggigit kepedihan ...


bayangan engkau kini seperti itu ...
nampak namun sukar tuk ku gapai 
makin mendekat dan berat aku rasa ...
kata keluar bagai sinar cahaya
menembus lalu memantul dengan cepat ...
reaksi menjadi sebuah ledakan 
lembutmu menjadi kasarku ...
kasarmu menjadi tajamku


jahat. . . . . .
aku terlalu jahat
logikaku terlalu cair tuk di bekukan ...
terpanah baju besiku
kapas mengalir hingga melayang ...
senyum untukmu namun tak berbentuk


waktu dulu dan kini berbeda ...
hati kanan dan hati kiri pun tak sama


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jumat, 06 Juli 2012

K I N I

bibirku bergetar ...
condong merengek dan 
menggigit kepedihan ...


bayangan engkau kini seperti itu ...
nampak namun sukar tuk ku gapai 
makin mendekat dan berat aku rasa ...
kata keluar bagai sinar cahaya
menembus lalu memantul dengan cepat ...
reaksi menjadi sebuah ledakan 
lembutmu menjadi kasarku ...
kasarmu menjadi tajamku


jahat. . . . . .
aku terlalu jahat
logikaku terlalu cair tuk di bekukan ...
terpanah baju besiku
kapas mengalir hingga melayang ...
senyum untukmu namun tak berbentuk


waktu dulu dan kini berbeda ...
hati kanan dan hati kiri pun tak sama


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar