Kamis, 17 Mei 2012

kurikulum


Nama                           : Aprilina Savitri
Kelas                            : III A
Mata Kuliah                : Kurikulum

TUGAS
Soal                 :
1.a.)Pengertian kurikulum dari lima sumber !
   b.)Lima teori, apa itu pendidikan !
   c.)Teori, apa itu pengajaran  !
2. Hubungan dan kaitan diantara ketiganya

Jawaban          :
1.a.)     1.         Macdonald (2000) mendefinisikan kurikulum sebagai suatu lingkungan budaya yang dipilih secara bertujuan. Artinya, kurikulum adalah sebuah studi tentang "apa yang harus ada dalam dunia belajar dan bagaimana caranya membuat dunia itu."
2.         Jewet, et. al. (1995) kurikulum diartikan sebagai keseluruhan pengalaman peserta didik yang ditemui di lingkungan persekolahan, dari mulai yang berlangsung formal di dalam kelas, hingga kegiatan ekstra di lapangan olahraga. Sedangkan secara khusus, kurikulum diartikan sebagai suatu rangkaian yang terencana dari pengalaman-pengalaman pengajaran formal yang disajikan oleh guru di dalam kelas.
3.         Wiliam B. Rogan dalam bukunya moderenelemntery curikulum memberikan makna tetang kurikulum dalam arti luas yang meliputi seluruh program dan kehidupan dalam sekolah. Kurikulum adalah alat atau instrument untuk mempertemukan kudua pihak agar anak dapat merealisasikan bakatnya secara optimal dan disamping itu juga belajar menyumbngkan jasanya untuk meningkatkan taraf hidup dalam masyarakat.
4.         Hilda Taba : Kurikulum adalah sebuah rancangan pembelajaran, yang disusun dengan mempertimbangkan berbagai hal mengenai proses pembelajaran serta perkembangan individu.
5.         S. Nasuton mengatakan bahwa kurikulum itu ada dua macam yaitu kurikulum tradisional dan kurikulum modern, kurikulum tradisional sering diartikan sebagai mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, sedangkan dalam konteks modern kurikulum mempunyai pengertian yang tidak hanya terbatas pada mata pelajaran tetapi menyangkut pengalaman di luar sekolah sebagai kegiatan pendidikan.

b.)1.       Ki Hajar Dewantara,Pendidikan adalah segala daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.
2.            Djayakarta,Pendidikan adalah memanusiakan manusia muda, maksudnya pengangkatan manusia muda ke tahap insani. Inilah yang menjelma dalam semua perbuatan mendidik.
3.            Paulo Freire,Pendidikan merupakan jalan menuju pembebasan yang permanen dan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah masa di mana manusia menjadi sadar akan pembebasan mereka, yang melalui praksis mengubah keadaan itu. Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama, dan merupakan sebuah proses tindakan kultural yang membebaskan.
4.            John Dewey, Pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok di mana dia hidup.
5.            H. Horne, Pendidikan adalah proses yang terus-menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

c.)           Pengajaran diartikan telah terjadinya interaksi belajar mengajar antara komponen-komponen pengajaran khususnya antara guru dan siswa dengan komponen-komponen pengajaran lainnya. Pengajaran juga sering diartikan sama dengan kegiatan pendidikan.
Ø  Dunkin dan Biddles mengatakan pengajaran terdiri dari dua kompetensi utama, yaitu kompetensi substansi meteri pengajaran, dan kompetensi metodologi pengajaran.
Ø  Knirk dan Gustafson mengatakan pengajaran adalah tiga komponen yang saling berinteraksi, yaitu guru (pendidik), siswa (peserta didik)dan kurikulum.
Ø  Putri mengatakan pengajaran adalah guru mengajar supaya peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai suatu objektif yang ditentukan (aspek kognitif), juga dapat mempengaruhi perubahan sikap (aspek afektif) , serta keterampilan (aspek psikomotor) seorang peserta didik.

2.         Di Indonesia istilah “kurikulum” boleh dikatakan baru menjadi popular sejak tahun lima puluhan yang dipopulerkan oleh mereka yang memperoleh pendidikan di America serikat. Program Kurikulum Pendidikan ada beberapa pereode antara lain; Rencana Pelajaran 1947, Rencana Pelajaran Terurai 1952, Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999, Kurikulum 2004, KTSP 2006.
Hubungan dan kaitan di antara kurikulum, pendidikan dan pengajaran adalah : Dalam mencapai tujuan pendidikan maka diperlukan berbagai faktor atau unsur yang mendorongnya terutama kurikulum yang diterapkan atau dipakai.
Kurikulum mempunyai kedudukan sentral dalam seluruh proses pendidikan. Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktifitas pendidikan demi tercapainya tujuan-tujuan pendidikan. Kurikulum juga merupakan suatu rencana pendidikan, memberikan pedoman dan pegangan tentang jenis, lingkup dan urutan isi, serta proses pendidikan
Kurikulum dalam sistem persekolahan merupakan suatu rencana yang memberi pedoman atau pegangan dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Ada banyak hal-hal yang harus diperhatikan salah satunya dengan menganalisis dan memdiagnosis kurikulum, yang nantinya disesuaikan dengan perkembangan pengajaran dan pembelajaran, supaya semuanya dapat tersosialisasikan dengan baik.Dalam langkah-langkah pengembangan pendidikan Maka dari itu seorang guru harus bisa mengetahui dan memmahami tentang kurikulumdan tujuan pengajaran itu sendiri agar bisa memajukan bidang pendidikan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kamis, 17 Mei 2012

kurikulum


Nama                           : Aprilina Savitri
Kelas                            : III A
Mata Kuliah                : Kurikulum

TUGAS
Soal                 :
1.a.)Pengertian kurikulum dari lima sumber !
   b.)Lima teori, apa itu pendidikan !
   c.)Teori, apa itu pengajaran  !
2. Hubungan dan kaitan diantara ketiganya

Jawaban          :
1.a.)     1.         Macdonald (2000) mendefinisikan kurikulum sebagai suatu lingkungan budaya yang dipilih secara bertujuan. Artinya, kurikulum adalah sebuah studi tentang "apa yang harus ada dalam dunia belajar dan bagaimana caranya membuat dunia itu."
2.         Jewet, et. al. (1995) kurikulum diartikan sebagai keseluruhan pengalaman peserta didik yang ditemui di lingkungan persekolahan, dari mulai yang berlangsung formal di dalam kelas, hingga kegiatan ekstra di lapangan olahraga. Sedangkan secara khusus, kurikulum diartikan sebagai suatu rangkaian yang terencana dari pengalaman-pengalaman pengajaran formal yang disajikan oleh guru di dalam kelas.
3.         Wiliam B. Rogan dalam bukunya moderenelemntery curikulum memberikan makna tetang kurikulum dalam arti luas yang meliputi seluruh program dan kehidupan dalam sekolah. Kurikulum adalah alat atau instrument untuk mempertemukan kudua pihak agar anak dapat merealisasikan bakatnya secara optimal dan disamping itu juga belajar menyumbngkan jasanya untuk meningkatkan taraf hidup dalam masyarakat.
4.         Hilda Taba : Kurikulum adalah sebuah rancangan pembelajaran, yang disusun dengan mempertimbangkan berbagai hal mengenai proses pembelajaran serta perkembangan individu.
5.         S. Nasuton mengatakan bahwa kurikulum itu ada dua macam yaitu kurikulum tradisional dan kurikulum modern, kurikulum tradisional sering diartikan sebagai mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, sedangkan dalam konteks modern kurikulum mempunyai pengertian yang tidak hanya terbatas pada mata pelajaran tetapi menyangkut pengalaman di luar sekolah sebagai kegiatan pendidikan.

b.)1.       Ki Hajar Dewantara,Pendidikan adalah segala daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.
2.            Djayakarta,Pendidikan adalah memanusiakan manusia muda, maksudnya pengangkatan manusia muda ke tahap insani. Inilah yang menjelma dalam semua perbuatan mendidik.
3.            Paulo Freire,Pendidikan merupakan jalan menuju pembebasan yang permanen dan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah masa di mana manusia menjadi sadar akan pembebasan mereka, yang melalui praksis mengubah keadaan itu. Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama, dan merupakan sebuah proses tindakan kultural yang membebaskan.
4.            John Dewey, Pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok di mana dia hidup.
5.            H. Horne, Pendidikan adalah proses yang terus-menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

c.)           Pengajaran diartikan telah terjadinya interaksi belajar mengajar antara komponen-komponen pengajaran khususnya antara guru dan siswa dengan komponen-komponen pengajaran lainnya. Pengajaran juga sering diartikan sama dengan kegiatan pendidikan.
Ø  Dunkin dan Biddles mengatakan pengajaran terdiri dari dua kompetensi utama, yaitu kompetensi substansi meteri pengajaran, dan kompetensi metodologi pengajaran.
Ø  Knirk dan Gustafson mengatakan pengajaran adalah tiga komponen yang saling berinteraksi, yaitu guru (pendidik), siswa (peserta didik)dan kurikulum.
Ø  Putri mengatakan pengajaran adalah guru mengajar supaya peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai suatu objektif yang ditentukan (aspek kognitif), juga dapat mempengaruhi perubahan sikap (aspek afektif) , serta keterampilan (aspek psikomotor) seorang peserta didik.

2.         Di Indonesia istilah “kurikulum” boleh dikatakan baru menjadi popular sejak tahun lima puluhan yang dipopulerkan oleh mereka yang memperoleh pendidikan di America serikat. Program Kurikulum Pendidikan ada beberapa pereode antara lain; Rencana Pelajaran 1947, Rencana Pelajaran Terurai 1952, Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999, Kurikulum 2004, KTSP 2006.
Hubungan dan kaitan di antara kurikulum, pendidikan dan pengajaran adalah : Dalam mencapai tujuan pendidikan maka diperlukan berbagai faktor atau unsur yang mendorongnya terutama kurikulum yang diterapkan atau dipakai.
Kurikulum mempunyai kedudukan sentral dalam seluruh proses pendidikan. Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktifitas pendidikan demi tercapainya tujuan-tujuan pendidikan. Kurikulum juga merupakan suatu rencana pendidikan, memberikan pedoman dan pegangan tentang jenis, lingkup dan urutan isi, serta proses pendidikan
Kurikulum dalam sistem persekolahan merupakan suatu rencana yang memberi pedoman atau pegangan dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Ada banyak hal-hal yang harus diperhatikan salah satunya dengan menganalisis dan memdiagnosis kurikulum, yang nantinya disesuaikan dengan perkembangan pengajaran dan pembelajaran, supaya semuanya dapat tersosialisasikan dengan baik.Dalam langkah-langkah pengembangan pendidikan Maka dari itu seorang guru harus bisa mengetahui dan memmahami tentang kurikulumdan tujuan pengajaran itu sendiri agar bisa memajukan bidang pendidikan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar